Tampilkan postingan dengan label Info Herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Herbal. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 November 2010

Manfaat Tanaman Kencur

Kencur  (Kaempferia galanga, Linn.)
Sinonim :  Familia : Zingiberaceae
Uraian :
Kencur (Kaempferia galanga) termasuk suku tumbuhan Zingiberaceae dan digolongkan sebagai tanaman jenis empon-empon yang mempunyai daging buah paling lunak dan tidak berserat.
Kencur merupakan terna kecil yang tumbuh subur di daerah dataran rendah atau pegunungan yang tanahnya gembur dan tidak terlalu banyak air. Rimpang kencur mempunyai aroma yang spesifik. Daging buah kencur berwarna putih dan kulit luarnya berwarna coklat. Jumlah helaian daun kencur tidak lebih dari 2-3 lembar dengan susunan berhadapan. Bunganya tersusun setengah duduk dengan mahkota bunga berjumlah antara 4 sampai 12 buah, bibir bunga berwara lembayung dengan warna putih lebih dominan. Kencur tumbuh dan berkembang pada musim tertentu, yaitu pada musim penghujan. Kencur dapat ditanam dalam pot atau di kebun yang cukup sinar matahari, tidak terlalu basah dan di tempat terbuka.
Nama Lokal :
Kencur (Indonesia, Jawa), Cikur (Sunda), Ceuko (Aceh); Kencor (Madura), Cekuh (Bali), Kencur, Sukung (Minahasa); Asauli, sauleh, soul, umpa (Ambon), Cekir (Sumba);
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Radang Lambung, Radang anak telinga, Influenza pada bayi; Masuk angin, Sakit Kepala, Batuk, Menghilangkan darah kotor; Diare, Memperlancar haid, Mata Pegal, keseleo, lelah;
Pemanfaatan :
1. Radang Lambung Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari. Cara membuat: kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah; Cara menggunakan: ditelan airnya, ampasnya dibuang, kemudian minum 1 gelas air putih, dan diulangi sampai sembuh. 2. Radang Anak Telinga Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan ½ biji buah pala. Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus dan diberi 2 sendok air hangat; Cara menggunakan: dioleskan/dibobokkan di seputar hidung. 3. Influenza pada bayi Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan 2 lembar daun kemukus (lada berekor/ Cubeb) Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian ditambah beberapa sendok air hangat. Cara menggunakan: dioleskan/dibobokkan di seputar hidung. 4. Masuk Angin Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya. Cara membuat: kencur dikuliti bersih. Cara menggunakannya: kencur dimakan dengan garam secukupnya, kemudian minum 1 gelas air putih.Dapat dilakukan 2 kali sehari. 5. Sakit Kepala Bahan: 2-3 lembar daun kencur. Cara membuat: daun kencur ditumbuk sampai halus. Cara menggunakannya: dioleskan (sebagai kompres/pilis) pada dahi. 6. Batuk a. Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya. Cara membuat : kencur diparut, kemudian ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring. Cara menggunakan : diminum dengan ditambah garam secukupnya. b. Bahan : 1 rimpang kencur sebesar ibu jari. Cara membuat : kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah; Cara menggunakan : airnya ditelan, ampasnya dibuang. Dilakukan setiap pagi secara rutin. 7. Diare a. Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya. Cara membuat : kencur diparut, kemudian ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring. Cara menggunakan : diolsekan pada perut sebagai bedak. b. Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya. Cara membuat : kencur diparut, kemudian ditambah garam secukupnya. Cara menggunakan : dioleskan pada perut sebagai bedak. 8. Menghilangkan Darah Kotor Bahan : 4 rimpang kencur sebesar ibu jari, 2 lembar daun trengguli, 2 biji cengkeh kering, adas pulawaras secukupnya. Cara membuat : semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring. Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari secara teratur. 9. Memperlancar haid Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari, 1 lembar daun trengguli, 1 biji buah cengkeh tua, adas pulawaras secukupnya. Cara membuat : kencur dicincang, kemudian dicampur dengan bahan lain dan direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring. Cara menggunakan : diminum sekali sehari 2 cangkir. 10. Mata Pegal Bahan : 1 potong rimpang Cara membuat : kencur dibelah menjadi 2 bagian. Cara menggunakan : permukaan yang masih basah dipakai untuk menggosok pelupuk mata. 11. Keseleo Bahan : 1 rimpang kencur dan beras yang sudah direndam air. Cara membuat : kedua bahan tersebut dipipis dan air secukupnya. Cara menggunakan : dioleskan/digosokan pada bagian yang keseleo sebagai bedak. 12. Menghilangkan Lelah. Bahan : 1 rimpang besar kencur, 2 sendok beras digoreng tanpa minyak (sangan) dan 1 biji cabai merah. Cara membuat : semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring. Cara menggunakan : diminum sekaligus dan diulangi sampai sembuh. Untuk orang pria dapat ditambah dengan 1 potong lengkuas dan tepung lada secukupnya. 13. M
Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Rimpang Kencur mengandung pati (4,14 %), mineral (13,73 %), dan minyak atsiri (0,02 %) berupa sineol, asam metil kanil dan penta dekaan, asam cinnamic, ethyl aster, asam sinamic, borneol, kamphene, paraeumarin, asam anisic, alkaloid dan gom.

Macam & Fungsi Tanaman Herbal

Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.

Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya. Sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.

Pemanfaatan Tanaman Obat (TOGA)

Pemanfaatan TOGA yang digunakan untuk pengobatan gangguan kesehatan keluarga menurut gejala umum adalah:

* Demam panas
* Batuk
* Sakit perut
* Gatal-gatal
* Luka berdarah

Macam-Macam dan Fungsi Tanaman Herbal Tradisional
:

* BENALU TEH
Nama daerah dan manca : benalu,pasilan,jisheng (Cina)
Kandungan :
Mengandung senyawa flavonoid berguna sebagai obat
anti kanker penghambat berkembang sel-sel kanker.
Khasiat :
Penghambat sel kanker
Meluruhkan air seni
Memperbesar pembuluh arteri jantung
Mencegah osteoporosis
Sebagai anti radang

* KELADI TIKUS
Nama daerah : keladi tikus
Kandungan :
Dalam balai penelitian di Malaysia. Keladi tikus terbukti mampu menghambat dan mengobati penyakit kanker.
Khasiat :
Mengobati penyakit kanker
Mengatasi kista dan mioma


* MAHKOTA DEWA
Nama daerah dan manca : makuto dewo, makuto ratu,shian thao ( Cina)
Kandungan :
Mengandung senyawa lignan,tanin,flavonoid, saponin dan alkaloid.
Khasiat :
Menghambat sel kanker
Menghambat pertumbuhan sel leukeumia
Meningkatkan kekebalan tubuh dan stamina
Menurunkan asam urat
Mengobati diabetes
Menurunkan tekanan darah tinggi
Menurunkan kadar kolesterol

* PASAK BUMI
Nama daerah : pasak bumi,tongkat ali
Kandungan :
Mengandung beta-sitosterol (melebarkan pembuluh darah)
Khasiat :
Memperbaiki kadar testosteron pria
Mempelancar sirkulasi darah
Perangsang saraf pusat


* PEGAGAN
Nama daerah dan manca : daun kaki kuda, antanan,regedeg,pegaga,ji xue cao (Cina), Indian Hydrocotyle (Inggris)
Kandungan :
Mengandung senyawa kimia asam asiatat,betakarotine,karotenoid,kalium,natrium,magnesium
Khasiat :
Menurunkan tekanan darah
Mengobati stroke
Mengatasi peradangan ( radang paru paru,tenggorokan,lambung)
Mengobati bronchitis

* PURWOCENG
Nama daerah : suripandak,puwoceng
Kandungan :
Mengandung zat aktif limonene,asam kafeat,anisketon
Khasiat :
Perangsang gairah seksual
Meningkatkan stamina dan gairah semangat

* SAMBILOTO
Nama daerah dan manca : sambiloto,andiloto,takila,pokok cerita, chuan xin lien (Cina), King of Bitter ( Inggris)
Kandungan :
Kalisum, asam miristat,betasitosterol,asam klorogenat,panikolin dan antrium
Khasiat :
Memperbaiki aliran darah penyakit jantung
Meningkatkan respirasi sel
Menurunkan demam
Mengobati penyakit HIV/AIDS
Mengobati radang usus
Mengobati kencing manis
Mengobati TBC

* TEMPUYUNG
Nama daerah : tempuyung, galibuk,lempung,jombang, rayana,niu she tou (Cina), sow thistle (Inggris)
Kandungan :
Mengandung senyawa alfalaktuserol,beta laktuserol, flavonoid,manitol,kalium
Khasiat :
Mengobati batu ginjal
Mencegah radang usus buntu
Sebagai obat penurun panas
Mengobati pembengkakan
Mencegah rematik
Sebagai obat radang saluran kencing

* TEMULAWAK
Nama daerah dan manca : Temulawak, koneng gede
Kandungan :
Mengandung zat warna kuning ( curcuminoid) terdiri dari senyawa curcumin dan monodesmetoksikurkumin
Mengandung 4-10 % minyak asiri
Khasiat :
Mencegah peradangan
Mengobati penyakit kuning
Memperkuat fungsi hati
Memulihkan kesehatan setelah melahirkan
Menurunkan kadar kolesterol
Mingkatkan nafsu makan
Meningkatkan produksi air susu ibu
Mengobati perut kembung
Mencegah rematik,pegel linu
Menurunkan kadar SGOT dan SGPT darah penderita Hepatitis B

* TEMU PUTIH
Nama daerah dan manca : Temu putih , zedoaire ( France)
Kandungan :
Mengandung zat asiri 1-1,5%
Mengandung tannin dan flavonoid
Khasiat :
Menghambat pertumbuhan sel kanker
Menghambat pertumbuhan sel leukeumia
Mengobati perut kembung
Menghilangkan bau mulut

* TEMU MANGGA
Nama daerah dan manca : temu mangga
Kandungan :
Mengandung minyak asiri, kurkumin, tanin,gula,dammar,protein toksis yang berguna menghambat sel kanker
Khasiat :
Mencegah pertumbuhan sel kanker
Mengobati sakit perut
Mengecilkan rahim setelah melahirkan
Menguatkan syahwat
Menambah nafsu makan
Mengurangi lemak perut
Mengobati gatal-gatal pada vagina
Mengobati demam,kembung,masuk angin